Daftar Pasal Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Sumber Daya Air
Status: Berlaku · Ditetapkan 14 Agustus 2024 · Diundangkan 14 Agustus 2024 · BN 2024 (167) · 137 pasal
Daftar pasal (137)
- Pasal 1 — BAB I — KETENTUAN UMUM
- Pasal 2 — BAB I — KETENTUAN UMUM
- Pasal 3 — BAB I — KETENTUAN UMUM
- Pasal 4 — BAB I — KETENTUAN UMUM
- Pasal 5 — BAB II — LANDASAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 6 — BAB II — LANDASAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 7 — BAB II — LANDASAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 8 — BAB II — LANDASAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 9 — BAB II — LANDASAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 10 — BAB II — LANDASAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 12 — BAB II — LANDASAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 13 — BAB II — LANDASAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 14 — BAB II — LANDASAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 15 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 16 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 17 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 18 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 19 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 20 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 21 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 23 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 24 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 25 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 26 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 27 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 28 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 29 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 30 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 31 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 32 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 33 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 34 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 35 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 36 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 37 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 38 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 39 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 40 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 43 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 44 — BAB III — PERENCANAAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 45 — BAB IV — PELAKSANAAN KONSTRUKSI PRASARANA SUMBER DAYA AIR,
- Pasal 46 — BAB IV — PELAKSANAAN KONSTRUKSI PRASARANA SUMBER DAYA AIR,
- Pasal 48 — BAB IV — PELAKSANAAN KONSTRUKSI PRASARANA SUMBER DAYA AIR,
- Pasal 49 — BAB IV — PELAKSANAAN KONSTRUKSI PRASARANA SUMBER DAYA AIR,
- Pasal 50 — BAB IV — PELAKSANAAN KONSTRUKSI PRASARANA SUMBER DAYA AIR,
- Pasal 51 — BAB IV — PELAKSANAAN KONSTRUKSI PRASARANA SUMBER DAYA AIR,
- Pasal 52 — BAB IV — PELAKSANAAN KONSTRUKSI PRASARANA SUMBER DAYA AIR,
- Pasal 53 — BAB V — KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 54 — BAB V — KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 55 — BAB V — KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 56 — BAB V — KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 57 — BAB V — KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 58 — BAB V — KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 59 — BAB V — KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 60 — BAB V — KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 61 — BAB V — KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 62 — BAB V — KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 63 — BAB V — KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 64 — BAB V — KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 65 — BAB V — KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 66 — BAB V — KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 67 — BAB V — KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 68 — BAB V — KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 69 — BAB V — KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 70 — BAB V — KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 71 — BAB V — KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 72 — BAB V — KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 73 — BAB V — KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 75 — BAB V — KONSERVASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 76 — BAB VI — PENDAYAGUNAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 78 — BAB VI — PENDAYAGUNAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 79 — BAB VI — PENDAYAGUNAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 80 — BAB VI — PENDAYAGUNAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 81 — BAB VI — PENDAYAGUNAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 82 — BAB VI — PENDAYAGUNAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 83 — BAB VI — PENDAYAGUNAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 84 — BAB VI — PENDAYAGUNAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 85 — BAB VI — PENDAYAGUNAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 86 — BAB VI — PENDAYAGUNAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 87 — BAB VI — PENDAYAGUNAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 88 — BAB VI — PENDAYAGUNAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 89 — BAB VI — PENDAYAGUNAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 90 — BAB VI — PENDAYAGUNAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 91 — BAB VI — PENDAYAGUNAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 92 — BAB VI — PENDAYAGUNAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 93 — BAB VI — PENDAYAGUNAAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 94 — BAB VII — PENGENDALIAN DAYA RUSAK AIR
- Pasal 95 — BAB VII — PENGENDALIAN DAYA RUSAK AIR
- Pasal 96 — BAB VII — PENGENDALIAN DAYA RUSAK AIR
- Pasal 97 — BAB VII — PENGENDALIAN DAYA RUSAK AIR
- Pasal 98 — BAB VII — PENGENDALIAN DAYA RUSAK AIR
- Pasal 99 — BAB VII — PENGENDALIAN DAYA RUSAK AIR
- Pasal 100 — BAB VII — PENGENDALIAN DAYA RUSAK AIR
- Pasal 101 — BAB VII — PENGENDALIAN DAYA RUSAK AIR
- Pasal 102 — BAB VII — PENGENDALIAN DAYA RUSAK AIR
- Pasal 103 — BAB VIII — PERIZINAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 104 — BAB VIII — PERIZINAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 105 — BAB VIII — PERIZINAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 106 — BAB VIII — PERIZINAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 107 — BAB VIII — PERIZINAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 108 — BAB VIII — PERIZINAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 109 — BAB VIII — PERIZINAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 116 — BAB VIII — PERIZINAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 117 — BAB VIII — PERIZINAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 118 — BAB VIII — PERIZINAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 120 — BAB VIII — PERIZINAN SUMBER DAYA AIR
- Pasal 121 — BAB IX — SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 122 — BAB IX — SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 123 — BAB IX — SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 124 — BAB IX — SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 125 — BAB IX — SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 126 — BAB IX — SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 127 — BAB IX — SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 128 — BAB IX — SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 129 — BAB IX — SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 130 — BAB IX — SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA AIR
- Pasal 131 — BAB X — PENDANAAN
- Pasal 132 — BAB X — PENDANAAN
- Pasal 133 — BAB X — PENDANAAN
- Pasal 134 — BAB X — PENDANAAN
- Pasal 135 — BAB X — PENDANAAN
- Pasal 136 — BAB X — PENDANAAN
- Pasal 137 — BAB XI — PENGAWASAN
- Pasal 138 — BAB XII — HAK DAN KEWAJIBAN MASYARAKAT
- Pasal 139 — BAB XIII — LAPORAN DAN PENGADUAN
- Pasal 140 — BAB XIV — SANKSI ADMINISTRATIF
- Pasal 141 — BAB XIV — SANKSI ADMINISTRATIF
- Pasal 142 — BAB XIV — SANKSI ADMINISTRATIF
- Pasal 143 — BAB XIV — SANKSI ADMINISTRATIF
- Pasal 144 — BAB XIV — SANKSI ADMINISTRATIF
- Pasal 145 — BAB XV — KETENTUAN LAIN-LAIN
- Pasal 146 — BAB XV — KETENTUAN LAIN-LAIN
- Pasal 147 — BAB XV — KETENTUAN LAIN-LAIN
- Pasal 148 — BAB XV — KETENTUAN LAIN-LAIN
- Pasal 149 — BAB XVI — KETENTUAN PERALIHAN
- Pasal 150 — BAB XVI — KETENTUAN PERALIHAN
- Pasal 151 — BAB XVI — KETENTUAN PERALIHAN
Lihat PDF · Sumber: JDIH Kementerian Kehutanan